Keadilan Dipertanyakan: Terdakwa Lain Bebas, Pekerja Website Desa Karo Justru Dibui

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karo (Kabar Indonesia Raya) – Kasus dugaan korupsi proyek website dan video profil desa di Kabupaten Karo kini memicu gelombang protes dari masyarakat. Sorotan tajam tertuju pada nasib malang Toni Aji Anggoro yang divonis penjara, sebuah keputusan yang dinilai berbanding terbalik dengan pembebasan Amsal Sitepu pada kasus serupa.

Massa yang tergabung dalam Paguyuban Putra Jawa Kelahiran Sumatera Utara (Pujakesuma) bahkan turun ke jalan untuk mendesak pembebasan Toni. Mereka menilai ada ketimpangan keadilan yang nyata dalam penegakan hukum antara kedua pekerja kreatif tersebut.

Ketua Umum DPP Pujakesuma Kabupaten Karo, Eko Sopianto, dengan tegas menyoroti vonis yang dijatuhkan pengadilan. Menurutnya, Toni tidak lebih dari sekadar pelaksana teknis yang hanya menerima upah kecil dari pembuatan website tersebut.

“Kita herankan, dia dikorbankan dan dikriminalisasi oleh jaksa dan hakim atas perkara korupsi sebesar Rp5,71 juta dan sekarang dihukum divonis 1 tahun,” tegas Eko Sopianto.

Kekecewaan massa semakin memuncak ketika membandingkan perkara ini dengan pembebasan Amsal Sitepu. Padahal, Amsal diketahui menggarap proyek video profil desa dengan nominal anggaran yang jauh lebih besar.

“Iya (sama seperti Amsal). Bahkan, Amsal Sitepu lebih besar dari sini Rp 30 juta, ini Toni Rp 5,7 juta dan Amsal tidak dihukum, ini dihukum. Artinya ‘no viral no justice’, ini enggak viral dihukum,” ungkap Eko menyuarakan kekesalannya.

Selain Eko, perwakilan massa aksi lainnya, Kopral Jono, turut membeberkan bahwa Toni tidak pantas disalahkan apalagi dicap sebagai koruptor. Pekerja teknis tersebut sama sekali tidak memiliki wewenang untuk mengatur rencana anggaran biaya proyek desa.

Baca Juga :  Kabar Baik! Kuota BPJS Kesehatan Gratis Akan Ditambah demi Hapus Salah Sasaran Data

“Toni juga tidak memiliki kewenangan penyusunan RAB, tidak mengelola dana desa, dan hanya menerima honor teknis sebesar Rp 5.710.000 dari anggaran proyek Rp10.000.000. Namun, vonis tetap dijatuhkan seolah-olah ia memegang kendali anggaran dan memiliki niat jahat (mens rea),” papar Kopral Jono.

Melalui aksi turun ke jalan ini, publik menuntut pemulihan nama baik Toni Aji Anggoro dari segala stigma kejahatan tindak pidana korupsi. Mereka juga mendesak agar institusi berwenang mengusut tuntas dugaan kriminalisasi oleh oknum penegak hukum di balik putusan yang dianggap sesat tersebut.

Follow WhatsApp Channel kabarindonesiaraya.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Dugaan Pelecehan Santri Pria: Eks Juri Hafiz Al-Qur’an Ini Diduga Nekat Jual Nama Nabi Muhammad
Harga Minyak Goreng Premium Tembus Rp 47 Ribu, Beban Belanja Ibu Rumah Tangga Bertambah
Polri Optimalkan Sistem Digital, Rekrutmen Akpol 2026 Dijamin Bersih dan Akuntabel
Kejari Bekasi Didesak Segera Periksa Kepala SMAN 1 Cikarang Utara Soal Dugaan Manipulasi Dana BOS
Klaim Berani Jusuf Kalla Jadi Pahlawan Karier Politik Jokowi, Begini Respons Santai Sekjen Golkar
Perkuat Hubungan dengan Ketua RTRW, Polres Metro Jakbar Pertajam Deteksi Dini Kamtibmas
Kabar Baik! Kuota BPJS Kesehatan Gratis Akan Ditambah demi Hapus Salah Sasaran Data
Siap-siap Beban Baru, Wamendagri Usulkan Aturan Denda Bagi Warga yang Hilangkan e-KTP
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:14 WIB

Skandal Dugaan Pelecehan Santri Pria: Eks Juri Hafiz Al-Qur’an Ini Diduga Nekat Jual Nama Nabi Muhammad

Rabu, 22 April 2026 - 23:34 WIB

Harga Minyak Goreng Premium Tembus Rp 47 Ribu, Beban Belanja Ibu Rumah Tangga Bertambah

Rabu, 22 April 2026 - 22:48 WIB

Polri Optimalkan Sistem Digital, Rekrutmen Akpol 2026 Dijamin Bersih dan Akuntabel

Rabu, 22 April 2026 - 22:41 WIB

Kejari Bekasi Didesak Segera Periksa Kepala SMAN 1 Cikarang Utara Soal Dugaan Manipulasi Dana BOS

Rabu, 22 April 2026 - 22:28 WIB

Klaim Berani Jusuf Kalla Jadi Pahlawan Karier Politik Jokowi, Begini Respons Santai Sekjen Golkar

Berita Terbaru